Doa ini secara luas memohon kepada Allah agar mengampuni dosa-dosa almarhum, memperbesar kuburnya dan masuk surga.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ لَيْلاً إِلَي الْبَقِيْعِ يَسْتَغْفِرُ لَهُمْ وَاَطَالَ الْقِيَامَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ. [رواه مسلم]
Artinya: “Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar pada suatu malam ke Baqi’, beliau lama berdoa, memohon ampun bagi mereka tiga kali, dengan mengangkat kedua tangannya.” [HR. Muslim]
5. Membaca Surat Pendek
Setelah selesai membaca solat haji, dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek dalam Al-Quran. Surat-surat pendek itu antara lain Al-Fatihah, An-Naas, Al-Falaq, dan Al-Ikhlas.
Hadits membaca surat pendek ini telah diriwayatkan oleh Al-Mawarzi dari Rahmad bin Hanbal yang mengatakan bahwa:
Bila kalian masuk ke dalam taman makam (kuburan) maka bacalah Al-Fatihah, surat Al-Ikhlas dan Al-Muawwidzatain (Al-Falaq dan An-Naas). Jadikanlah pahalanya untuk mayat-mayat kuburan tersebut, karena sesungguhnya pahalanya sampai ke mereka.
6. Jangan Duduk atau Menginjak Kuburan
Jika sudah mengikuti semua adat dan tradisi ziarah kubur dengan membacakan doa untuk kerabat yang telah meninggal, maka kita juga harus memiliki adab untuk menghormati rumah atau tempat peristirahatan terakhir dari kerabat yang telah meninggal.
Janganlah kalian salat (berdoa) kepada kuburan, dan janganlah kalian duduk di atasnya.” (HR. Muslim).
7. Jangan Berbicara Kasar
Kata-kata kasar dan tidak sopan harus dihindari dimanapun kita berada. Kita harus menghormati lingkungan yang ada di sekitar kita dengan cara berbicara yang baik.
Sama seperti ketika kita pergi berziarah, sebagai tamu tentunya kita harus berkata yang sopan dan menghindari berkata-kata selain sopan dan kasar.
Hal seperti ini sudah dijelaskan oleh Imam Al-Nawawi bahwa, tidak baik jika di dalam sebuah pemakaman berkata hal yang batil atau tidak sopan.
8. Jangan Melebih-lebihkan
Untuk tata cara ziarah kubur dan doanya yang terkahir adalah tidak boleh meminta dan melebih-lebihkan. Perilaku berlebihan tidak dibenarkan dalam ajaran Islam. Sama seperti berziarah ke kuburan, kita tidak boleh berlebihan.
Hal ini karena kuburan merupakan tempat untuk melakukan ritual seperti mendoakan orang yang meninggal.
Membacakan doa untuk orang yang meninggal, dan juga memuliakan mereka sehingga semua kegiatan tersebut merupakan pahala bagi mereka yang telah meninggal.
وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ. [يونس(10): ۱۰٦]
Artinya: Dan jangan engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi bencana kepadamu selain Allah. Sebab jika engkau lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya engkau termasuk orang-orang zalim. [QS. Yunus (10): 106]
Akhir Kata
Umat muslim seharusnya mengetahui tata cara ziarah kubur dan doanya diatas untuk menambah ilmu pengetahuan juga.
Bagi kamu yang kebingungan mencari produk terbaru dari parfume dan yang lainnya, cek langsung di Tokopedia ya, silahkan klik di link berikut (Tokopedia).
Sekian dulu dan terimakasih sudah membaca artikel ini, jangan lupa ikuti terus Rujukan News untuk memperoleh informasi menarik seputar yang lainnya. Bye-bye…
Sumber: Rujukan News











